Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal Nonbenda
Pernahkan kalian berfikir sejenak bahwa ternyata di negara kita ini, yaitu Indonesia memiliki banyak keragaman budaya tradisional yang bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi? Jika iya, maka pemikiran kalian itu benar adanya. Indonesia adalah negara dengan keragaman budaya yang sangat banyak dan beragam.
Pertanyaannya, bagaimana cara kita sebagai putra-putri bangsa melestarikan keragaman budaya yang ada serta memanfaatkannya sebagai sebuah inspirasi dalam suatu bidang usaha?
Tentunya, hal ini akan kita bahas dalam bab1 prakarya: Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal Nonbenda
Wirausahawan atau dalam bahasa inggris dikenal dengan entrepreneur adalah orang yang melakukan aktivitas atau mengelola wirausaha seperti; menentukan cara produksi baru, menyusun managemen operasi untuk pengadaan produk baru, cara memasarkan serta mengatur permodalan operasinya.
Jadi Wirausahawan bukanlah penjual namun, wirausahawan adalah pencipta kegiatan usaha.
A. Karakteristik kewirausawan
1. Karakteristik seorang wirausahawan
A. Kerja keras dan disiplin
B. Mandiri dan realistis
C. Memiliki sifat mental wirausaha(produktif)
2. Faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan Berwirausaha
A. Keberhasilan Wirausaha
Keberhasilan Wirausaha berkaitan dengan hal-hal dibawah ini:
1) Dari segi pengusaha/pengelola
A) jujur
B) disiplin dan berani
C) menguasai bidang usaha yang digeluti atau jika tidak ia akan menunjuk manager/pengelola yang ahli.
2) Dari Sisi Produksi
a) Memiliki keunggulan yang berarti bagi konsumen, misalnya dari segi hargai kualitas produk, prestise, manfaat, dan sebagainya.
b) Didukung oleh promosi yang efektif
B. Kegagalan Wirausaha Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kegagalan dalam berwirausaha antara:
1) tak ada perencanaan yang matang
2) bakat yang tidak cocok
3) kurang pengalaman
4) tak punya semangat berwirausaha;
5) kurang modal
6) lemahnya pemasaran
7) tak punya etos kerja yang
Kegagalan usaha bisa juga disebabkan oleh faktor eksternal, antara lain:
1) perubahan kebijakan oleh pemerintah; 2) resesi ekonomi
3) kalah bersaing.
B.perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal Nonbenda
1) Ide dan peluang usaha
2) Sumber daya yang dibutuhkan
3) Administrasi dan Pemasaran
C. Sistem Produksi Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal Non-benda
Perancangankerajinandenganinspirasibudaya Motivasi nonbenda akan menerjernahkan sesuatu yang abstrak (tak berbenda) menjadi benda (berwujud). Misalnya, inspirasi diambil dari sebuah cerita rakyat (tak berbenda) menjadi sebuah diorama mini yang menggambarkan salah satu adegan dalam cerita rakyat tersebut.
1.Aneka produk kerajinan dengan Inspirasi budaya lokal Nonbenda
Hasil-hasil karya bersifat abstrak, bukan berupa benda, diantaranya banyak yang diturunkan antar generasi . Berikut sumber inspirasi budaya lokal Nonbenda
1) Tari tradisional
2) Lagu daerah
3) puisi, pantun,bahasa isyarat kentongan tanda bahaya
4) cerita rakyat, dongeng, mitos, simbol/lambang tertentu
5) Upacara adat,ritual,festival daerah,tradisi
6) teknik/kecakapan/keahlian khusus
2. Proses produksi kerajinan dengan inspirasi budaya lokal Nonbenda
Contohnya kerajinan keong mas yang terbuat dari tempurung kelapa.
Yg harus dipersiapkan:
A. Alat dan bahan: tempurung,gergaji,amplas,lampu,cat,lem,colokan lampu,kayu batangan
B. Cara pembuatan
3. Pengemasan produk kerajinan dengan Inspirasi budaya lokal Nonbenda
Kemasan bertujuan untuk melindungi produk dari cuaca, guncangan,dan benturan-benturan, terhadap benda lain.
D. Perhitungan biaya produksi dan pemasaran usaha kerajinan dengan Inspirasi budaya lokal non benda
1.perhitungan biaya produksi
A. Pengeluaran
B.pendapatan
2.pemasaran usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal Nonbenda
Kita bisa membidik kaum ibu-ibu, para pelaku usaha souvernir pernikahan, atau menitipkannya di toko oleh-oleh, lewat internet, Facebook,Twitter,Instagram,blog,dll
E. Evaluasi hasil kegiatan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal Nonbenda
1. Evaluasi internal
Dengan memberikan penilaian terhadap karya kerajinan, jika terdapat ada yang kekurangan maka dapat dilakukan perbaikan, jika tidak, catatlah kekurangan tersebut sebagai bahan pembelajaran saat membuat kerajinan pada kesempatan berikutnya
2.evaluasi eksternal
Indikator utamanya adalah apabila barang sudah laku terjual di pasaran, menandakan bahwa barang tersebut bagus dan layak jual. Jika tidak berati barang tersebut terlalu mahal atau kualitas barang dibawah rata-rata pasaran.

Komentar
Posting Komentar